-->

Perbedaan Single Core dan Multi Core Pada Processor

CORE bisa dikatakan sebagai "OTAK" nya komputer. Karena disinilah pusatnya pengolahan data berada (CENTRAL PROCESSING UNIT/CPU).

Setiap prosesor memiliki jenis dan karakter masing masing. Dilihat dari jumlah core nya, maka dibagi menjadi Single Core dan Multi Core. Multi Core diawali dengan Dual core s.d Octa core

Kecepatan kinerja Core ditunjukkan dalam keterangan Clock Speed dalam satuan Hz (Hertz). Misal prosesor Dual core G2020, 10600Hz, maka kecepatan proses tiap core-nya adalah 10600Hz.  Makin banyak core bisa jadi makin cepat kinerja prosesor, tapi kembali perlu diperhatikan berapa clock speednya. Jika clock speednya rendah, tidak akan begitu berpengaruh.



Perbedaan Single Core dan Multi Core Pada Processor

Prosesor Tipe Single Core mengeksekusi task pada 1 core saja, sehingga prosesor jenis ini bisa dikatakan kurang baik, kinerjanya kurang sempurna dan memiliki kelemahan :
- Proses menjalankan program lebih lambat karena dikerjakan oleh 1 core saja- Kurang baik dan kurang responsif untuk menjalankan fungsi Multi Task bahkan dapat menyebabkan "STUCK" serta "HANG" (LAG) karena core kelebihan beban kerja
Prosesor tipe ini sudah mulai ditinggalkan karena sudah ada yang lebih baik diatas nya dan dirasa kurang mendukung untuk digunakan sekarang ini.

Prosesor Tipe Multi Core merupakan prosesor generasi "baru" dimana dalam sebuah prosesor terdapat beberapa core yang berfungsi menjalankan beberapa tugas dalam kondisi terpisah dalam waktu bersamaan.Dengan kata lain, ketika menjalankan fungsi multi task, maka tiap tiap core mendapat "jatah" tugas masing masing untuk menjalankan perintah.

Namun kebanyakan program - program dilapangan masih mengadopsi single chanel sehingga sebuah program hanya bisa dijalankan oleh satu core saja. Misal kita membuka player musik dan microsoft office pada dual core, maka umumnya tiap-tiap core akan menjalankan 1 aplikasi diatas. Contoh sebuah program yang dapat dibagi dalam beberapa core adalah GOOGLE CHROME.

Untuk melihat dan mengatur core yang bekerja menjalankan sebuah aplikasi, anda bisa mengikuti cara di bawah ini:

  1. Jalankan sebuah aplikasi
  2. Buka TASK MANAGER
  3. Buka tab PROCESS
  4. Klik kanan pada proses aplikasi yang anda buka > Set Afinity
  5. Lihat core mana yang menjalankan apliaksi tersebut dan anda bisa mengaturnya dengan menentukan centang/non-centang pada opsi masing masing core

Demikianlah artikel Perbedaan Single Core dan Multi Core Pada Processor, semoga mudah dimengerti dan bermanfaat untuk kita semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel