Sejarah dan Perkembangan Wi-Fi


Menggunakan jaringan internet sudah menjadi kebutuhan dan kebiasaan setiap insan, ada yang mengakses internet dengan menggunakan modem, ada juga yang menggunakan Wi-Fi. Namun, tahukan kita asal mula dan siapa penemu Wi-Fi yang sering kita gunakan saat ini? Simak ulasannya berikut ini.

Istilah Wi-Fi mulai dikenal pada tahun 1991. Wi-Fi merupakan teknologi jaringan komputer yang tidak mengandalkan sambungan kabel. Teknologi ini sepenuhnya mengandalkan gelombang radio untuk menghubungkan jaringan tersebut. Pada perkembangannya Wi-Fi banyak digunakan untuk menikmati jaringan internet dengan biaya relatif lebih murah dibanding jaringan kabel.Wi-Fi (Wireless Fidelity) juga sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Awalnya Wi-Fi hanya bisa digunakan untuk pengguna perangkat nirkabel dan Local Area Networks (LAN). Namun, kini wifi telah berfungsi lebih luas lagi menjadi teknologi untuk mengakses internet. Dan penemu dari Wi-Fi sendiri adalah Hedy Lamarr.

Hedy Lamarr lahir pada 9 November 1914 (meninggal pada 19 Januari 2000). Dia adalah seorang aktris sekaligus matematikawan Austria - Amerika yang terkenal karena kecantikan dan prestasinya yang cemerlang.

Hedy bersama seorang temannya, George Antheil, menamai penemuan mereka ini dengan "Secret Communication System". Hedy Lamarr mematenkan ide yang disebut dengan sistem komunikasi rahasia pada tahun 1942, yang merupakan pondasi penting teknologi ponsel dan komunikasi.

Hedy menciptakan teknologi pengendali jarak jauh yang digunakan untuk Perang Dunia II saat itu. Namun penemuannya tersebut menjadi awal dari penemuan ponsel, Wi-Fi, Bluetooth, bahkan GPS, yang kini sangat populer.

Hedy Lamarr yang pada masa perang dunia ke II merupakan istri dari Fritz Mandl ini terus mencermati mengenai sistem kerja remote controlled torpedo. Sayangnya teknologi ini tidak sampai tahap produksi karena pada saat itu masih sangat rentan terhadap jamming yang berasal dari musuh. Hanya ada satu cara dalam memanfaatkan titik kelemahannya yaitu dengan menstabilkan sinkronisasi antara sinyal dari penerima dan pengirim.

Pada tahun 1940, Hedy Lamarr bertemu dengan seorang composser musik yang bernama George Antheil. Pertemuan diantara keduanya tersebut membuat Hedy untuk mengajak George dalam membantunya untuk membuatkan alat yang dapat membantu sinkronisasi.

Lalu George pun membuat sistem berdasarkan frekuensi 88. Frekuensi ini diciptakan berdasarkan dari jumlah tuts pada piano. Agar terhindar dari jamming maka dilakukan penggulungan kertas yang bisa membantu sinkronisasi antara satu sama lain.

Barulah 2 tahun setelah penemuan tersebut membuat Hedy Lamarr mendapatkan hak patennya sebagai penemu Wi-Fi. Pada awalnya nama konsep penemuan tersebut dinamai Frequency Hopping. Namun kini namanya diubah menjadi spread spectrum dengan ide dasar yang sama. Lalu pada tahun 1997, Hedy Lamarr mendapatkan penghargaan dari Electronic Frontier Foundation dan 3 tahun kemudian tepatnya pada tanggal 19 Januari 2000, Hedy meninggal dunia. Hingga saat ini teknologi Wifi terus dikembangkan.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel